Apa itu Query?

Apa itu query di bahasa pemrograman komputer? Kalau kita terjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, kata query mengacu pada permintaan akan informasi. Dalam bahasa pemrograman komputer memiliki arti yang serupa–kecuali di komputer, query meliputi informasi yang diterima atau diambil dari database. Bahasa pemrograman ini berguna untuk memanipulasi data, menambah, menghapus, dan atau mengubah data.

Untuk lebih jelasnya, yuk simak artikel yang ada  di bawah ini!

Apa itu Query

Pengertian Query

Query adalah suatu kata benda (noun) yang memiliki arti pertanyaan. Dalam pengolahan database, query merupakan suatu istilah yang merujuk pada permintaan pengguna untuk memperoleh informasi dari database. Informasi tersebut diperoleh dari data-data yang terdapat dalam tabel-tabel database. Baca Juga: Apa Itu WPS (Wifi Protected System)?

Dengan kata lain, query dapat diartikan sebagai kemampuan (capability) menampilkan informasi yang diperoleh dari table-table yang tersimpan di dalam database.

Query merupakan suatu extracting data dari suatu database dan menampilkannya untuk “diolah” lebih lanjut. Query adalah pertanyaan atau permintaan informasi tertentu dari sebuah basis data yang ditulis dalam format tertentu. Query adalah perintah-perintah untuk mengakses data pada sistem basis data.

Setiap komponen dalam database dapat saling berinteraksi dengan menggunakan query. Query juga sering disebut dengan query language atau bahasa query. Query sekarang telah diberikan standarisasi sehingga dapat digunakan secara umum pada hampir semua program yang ada yaitu Structured Query Language (SQL).

Cara Kerja Query

Query bekerja dengan cara memasukkan arti ke kode yang digunakan di berbagai bahasa query. Entah itu SQL atau software yang lain, baik user maupun database dapat selalu bertukar informasi selama keduanya menggunakan bahasa yang sama.

Mungkin kita mengira bahwa query adalah satu-satunya cara untuk meminta (request) data. Nyatanya, ada beberapa software yang menawarkan metode lain. Berikut sejumlah cara yang bisa digunakan:

  • Menggunakan parameter yang tersedia

Secara default, software memiliki banyak daftar parameter di menunya. User bisa memilih salah satu daftar, dan kemudian sistem akan memandu untuk membuat output yang diharapkan. Prosesnya mudah, tapi tidak fleksibel dan sistem operasinya pun terbatas.

  • Query by example

Sistem akan menampilkan seperangkat kode dengan beberapa area yang kosong. Pada area kosong tersebut, kita dapat menuliskan dan membuat spesifikasi field dan value data.

  • Bahasa Query

Jika ingin memanipulasi data, kita harus menulis query dari awal. Untuk menggunakan metode ini, setidaknya kita sudah punya pemahaman tentang bahasa query yang digunakan oleh software database. Meskipun sulit, paling tidak kita dapat mengontrol data sepenuhnya.

Apa itu Query

Bahasa Query

SQL dikembangkan oleh Donald D. Chamberlin dan Raymond F. Boyce pada pertengahan tahun 1970. Itulah mengenai beberapa fungsi umum bahasa query yang digunakan oleh SQL. Selain itu, query juga berfungsi untuk operasi perhitungan, seperti penambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.

Structured Query Language (SQL) atau Bahasa Query Tersruktur adalah kumpulan perintah khusus yang digunakan untuk mengakses data dalam database relasional. Structured Query Language adalah suatu bahasa komputer yang mematuhi standar ANSI (American Nasional Standard Institute) yang digunakan dalam manajemen database relasional.

Melalui SQL, kita dapat melakukan fungsi adminisrator pada database seperti menjalankan query untuk mengambil data dalam database, mengakses data (read database), menginput data dalam database, menghapus data dari database, serta mengubah data yang berada dalam database. Hingga sekarang, hampir semua server database yang ada mendukung SQL untuk melakukan manajemen data.

Dalam SQL, bahasa query terbagi menjadi 3 jenis, yaitu DDL (Data Definition Language), DML (Data Manipulation Language) dan DCL (Data Control Language). Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis bahasa dalam Query:

  • DDL (Data Definition Language)

DDL merupakan bahasa query yang memiliki fungsi untuk mendefinisikan data dalam database. Perintah yang terdapat dalam komponen ini adalah CREATE, DROP dan ALTER.

DLL merupakan struktur atau skema basis data yang menggambarkan atau mewakili desain basis data secara keseluruhan didefinisikan dengan bahasa khusus. Dengan bahasa inilah kita dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur penyimpanan tabel dan sebagainya. Hasil dari kompilasi perintah DDL adalah kumpulan tabel yang disimpan dalam file khusus yang disebut Kamus Data.

Contohnya:

  • Create database : adalah perintah yang digunakan untuk memulai membuat database.
  • Modify database : adalah perintah yang digunakan untuk memodifikasi database.
  • Create table : adalah perintah yang digunakan untuk membuat tabel.
  • Modify table : adalah perintah yang digunakan untuk memodifikasi table.

 

  • DML (Data Manipulation Language)

Data Manipulation Language merupakan bahasa query yang digunakan untuk menambah atau mengubah nilai (value) dari suatu table dalam database. Perintah yang termasuk kedalam komponen DML adalah INSERT, UPDATE, DELETE, dan SELECT.

DML juga erupakan bentuk bahasa basis data yang berguna untuk melakukan manipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data. Manipulasi data dapat berupa:

  • Penyisipan atau Penambahan data baru ke suatu basis data
  • Penghapusan data dari suatu basis data
  • Pengubahan data dari suatu basis data

Apa itu Query

  • DCL (Data Control Language)

Data Control language merupakan bahasa query yang berfungsi untuk memberikan hak akses kepada pengguna baik terhadap server, database, table maupun field. Perintah yang termasuk kedalam komponen DCL adalah GRANT, REVOKE.

Contoh Query Dalam Database

Setelah mengetahui fungsi dari bahasa query dan jenisnya, kini kita akan menyimak tentang beberapa contoh dari penggunaan perintah yang terdapat dalam komponen di atas. Berikut adalah beberapa contoh-contohnya :

1. CREATE

Perintah CREATE dapat digunakan untuk membuat database, membuat tabel, membuat view dan membuat index. Contoh sintaks CREATE :

  • Membuat Database
CREATE DATABASE namaDatabase;
  • Membuat Table
CREATE TABLE
namaTable (namaKolom1 typedata1, namaKolom2 typedata2, dst);
  • Membuat View

View menjadi salah satu alternatif untuk menampilkan data dari suatu table atau lebih. Itu dapat meningkatkan keamanan dan penyederhanaan bagi pengguna.

CREATE VIEW namaView AS SELECT STATEMENT FROM namaTable;
  • Membuat Index

Index digunakan untuk mempercepat pencarian terhadap suatu data dengan kondisi tertentu.

CREATE [UNIQUE] INDEX namaIndex ON namaTable (namaKolom)

2. DROP

Dalam SQL, DROP berfungsi untuk menghapus data-data yang telah disimpan dalam database.

  • Menghapus Database
DROP DATABASE namaDatabase;
  • Menghapus Table
DROP TABLE namaTable;

3. SELECT

Perintah SELECT digunakan untuk menampilkan data table yang terdapat dalam database.

  • Bentuk umum SELECT
SELECT namaKolom FROM namaTable WHERE [condition];

Penggunaan condition itu bersifat opsional, boleh ada boleh tidak.

  • Menampilkan seluruh data dalam sebuah Table
SELECT * FROM namaTable;
  • Menampilkan data dalam kolom tertentu
SELECT namaKolom1, namaKolom2 FROM namaTable;
  • Menampilkan data dalam kolom tertentu dengan kondisi tertentu
SELECT namaKolom1, namaKolom2 WHERE kondisi;

Contoh : SELECT nama, jurusan FROM mahasiswa WHERE jenisKelamin=”Perempuan”;

4. ALTER

Perintah ALTER digunakan untuk mengubah table;

ALTER TABLE namaTable alter_option;

Alter_option merupakan pilihan untuk mengubah table, seperti ADD namaField, ADD PRIMARY KEY [namafield/kolom];

5. INSERT

Perintah INSERT digunakan untuk memanipulasi data dalam table.

  • Bentuk Umum INSERT
INSERT INTO namaTable VALUES;
  • Menambahkan Data Lebih dari Satu Baris dalam Table
INSERT INTO namaTable VALUES (“isiKolom1, isiKolom2, isiKolom3, dst”);
  • Menambahkan Baris pada Kolom Tertentu dalam Table
INSERT INTO namaTable (namaKolom) VALUES (“isiKolom”);

6. UPDATE

Perintah UPDATE digunakan untuk mengubah isi Table.

UPDATE namaTable
SET kolom1 = nilai_kolom1, kolom2 = nilai_kolom2, dst) WHERE kondisi;

7. DELETE

Perintah DELETE untuk menghapus data dalam Table.

DELETE namaTable WHERE kondisi;

Kesimpulan

Setelah membaca artikel di atas dapat kita simpulkan bahwa Query merupakan bahasa pemrograman komputer yang tidak bisa sembarang kita tulis, dan artikel di atas sudah menjelaskan beberapa contoh dari query itu sendiri. Semoga apa yang sudah kita baca dalam artikel yang ada  di atas bisa bermanfaat untuk menambah wawasan tentang pemrograman komputer, ya, sobat!

Add comment