Apa Itu WPS (Wifi Protected System)?

Tentu kita sudah tidak asing lagi dengan yang namanya wifi, karena kita juga pasti merupakan pengguna setia wifi–apalagi yang gratis! Wifi sendiri merupakan kependekan dari Wireless Fidelity. Nah kalau wireless protected system atau wifi protected system apa tuh? Untuk mengetahui apa itu WPS, yuk langsung simak saja penjelasan yang sudah ada pada artikel di bawah ini!

Apa Itu WPS (Wifi Protected System)

Pengertian WPS

WPS adalah singkatan dari Wi-Fi Protected Setup. Baca Juga: Apa itu Sysprep (System Preparation Tools)?

WPS merupakan sebuah sistem keamanan pada Wi-Fi yang berguna untuk menghubungkan router dengan perangkat penerima Wi-Fi (misalnya smartphone) agar menjadi lebih cepat, mudah, dan aman.

WPS hanya dapat bekerja pada perangkat yang mendukung keamanan WPA Personal dan WPA2. Sedangkan sistem ini tidak akan bekerja atau tidak mendukung perangkat yang menggunakan sistem keamanan WEP. Fitur WPS ini ternyata juga sudah umum ditemukan pada router yang biasa kita pakai di rumah. Nah sekarang, disini nih poin kelebihannya.

WPS atau wireless protected system merupakab program sertifikasi opsional yang dirancang untuk mengatur jaringan keamanan nirkabel di rumah dan lingkungan kantor kecil. Pada beberapa router, WPS dikenal juga dengan istilah QSS atau quick secure setup karena dapat membantu kita sebagai pengguna untuk menambahkan perangkat baru ke jaringan dengan cepat.

WPS yang sebelumnya disebut Wi-Fi Simple Config ini juga merupakan sistem koneksi untuk menghubungkan perangkat baru dengan jaringan WLAN.

WPS ini adalah standar jaringan nirkabel yang mencoba untuk membuat koneksi antara router dan perangkat nirkabel lebih cepat dan lebih mudah. Ia bekerja hanya untuk jaringan nirkabel yang memiliki keamanan (secutiry) WPA Personal atau WPA2 Personal. WPS tidak memberikan dukungan untuk jaringan nirkabel menggunakan keamanan WEP lawas.

Dalam pengaturan normal, kita yang menggunakan tidak bisa menghubungkan perangkat nirkabel ke jaringan nirkabel kecuali kita mengetahui nama jaringan (biasa disebut SSID) dan password (juga sering disebut key WPA-PSK). Pada perangkat yang bersangkutan, pengguna harus terlebih dulu memilih jaringan yang ingin dihubungkan dan kemudian memasukkan password keamanan. Di sinilah fungsi WPS, yaitu menyederhanakan proses koneksi.

Sejarah WPS

WPS awalnya diciptakan oleh Wi-Fi Alliance–yaitu asosiasi nirlaba global yang mempromosikan teknologi Wi-Fi dan sertifikat produk Wi-Fi, jika mereka telah memenuhi standar interoperabilitas tertentu.

Wi-Fi Alliance memiliki lebih dari 600 anggota yang di antaranya adalah perusahaan-perusahaan populer seperti Microsoft, Apple, Samsung, Nokia dan lain-lain. Semua penyedia penting dari peralatan jaringan juga merupakan bagian dari organisasi ini. Organisasi ini memiliki merek dagang “Wi-Fi”. Saat kita melihat perangkat dengan logo Wi-Fi di atasnya, maka hal itu berarti perangkat tersebut telah disertifikasi oleh Wi-Fi Alliance.

Wi-Fi Alliance memperkenalkan WPS (Wi-Fi Protected Setup) pada awal tahun 2007 dengan tujuan memungkinkan pengguna rumahan yang tidak ingin atau tidak terbiasa bermain-main dengan password jaringan nirkabel dan pengaturan keamanan yang cukup sulit untuk diingat untuk segera menghubungkan perangkat nirkabel baru ke jaringan yang dimiliki.

Apa Itu WPS (Wifi Protected System)

Cara Kerja WPS

Cara kerja WPS dapat kita ketahui dengan dua pendekatan.

  • Pertama, melalui push button atau menekan tombol konfigurasi WPS. Dengan demikian, kita sebagai pengguna terlebih dulu harus memastikan bahwa perangkat yang akan dihubungkan support dengan fitur WPS.
    Sebagai contoh, kita harus menyalakan terlebih dulu fitur Wi-Fi yang terdapat pada smartphone. Melalui menu pengaturan Wi-Fi, aktifkan tombol tekan WPS, lalu dilanjutkan dengan menekan tombol QSS pada modem atau router. Kedua perangkat akan saling mendeteksi satu sama lain.
  • Pendekatan yang kedua adalah entry PIN atau personal identification number. PIN diperlukan untuk menjamin keaslian perangkat atau mencegah masuknya perangkat yang tak diinginkan. PIN akan melakukan enkripsi data dan autentikasi perangkat.
    Melalui menu pengaturan Wi-Fi, aktifkan entri PIN WPS, lalu beralih memasukkan PIN yang ditampilkan ke menu QSS pada router yang digunakan. Setiap perangkat yang terdeteksi WPS mode akan meminta pengguna untuk memasukkan PIN supaya bisa tergabung dalam jaringan.

Kelebihan WPS

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa jika akan menggunakan akses koneksi Wi-Fi, kita pasti menemukan tombol dan lampu indikator untuk WPS pada modem yang digunakan.

Salah satu fungsi WPS adalah memudahkan untuk menambahkan perangkat baru ke jaringan nirkabel tanpa perlu mengingat password.

Satu tombol koneksi dapat digunakan antarperangkat dengan router secara cepat dan mudah. Kita bisa mengaktifkan fitur WPS dengan tombol tersebut, namun pada router tertentu, WPS sudah diaktifkan secara default.

Apa Itu WPS (Wifi Protected System)

Kekurangan WPS

Meski memiliki kelebihan dalam sisi memudahkan pengguna, WPS memiliki kekurangan yang cukup patut dipertimbangkanm, yaitu rentan terhadap serangan.

Seperti diungkapkan oleh peneliti keamanan Stefan Viehböck, PIN WPS yang ada ini sangat rentan terhadap serangan brute force.

Apa yang telah Stefan Viehböck pelajari adalah bahwa PIN delapan angka disimpan oleh router di dua blok dari setiap empat digit router memeriksa empat digit pertama terpisah dari empat digit terakhir. Seorang hacker dapat melakukan serangan brute force pada blok pertama dari empat digit dan beralih ke blok kedua.

Hacker pintar dengan alat yang tepat bisa mem-brute force pin hanya dalam 4 sampai 10 jam. Meski begitu, kebanyakan hacker harus melakukan ini dalam waktu sekitar satu hari.

Setelah PIN di tembus oleh serangan brute force, maka para hacker ini bisa terhubung ke jaringan nirkabel yang kita miliki dan mempelajari atau mengetahui kunci keamanan yang kita miliki, lalu mendapatkan akses penuh ke jaringan yang kita miliki.

Sistem Operasi Yang Mendukung WPS

Meski WPS merupakan istilah yang cukup populer yang sering kita jumpai pada perangkat, adopsi WPS ini  tidak terlalu bagus saat ada di sistem operasi, yang menyediakan dukungan. Untungnya, sistem operasi yang paling populer di pasar saat ini (Windows dan Android) sudah mendukung WPS:

Sementara itu, daftar sistem operasi yang tidak mendukung WPS relatif banyak dan itu termasuk: sistem operasi OS X dan iOS milik Apple ( yang mungkin memiliki pertimbangan keamanan), Windows Phone dan distribusi Linux paling populer seperti Ubuntu atau Linux Mint.

Kesimpulan

Bagaimana, sobat? Setelah membaca artikel yang ada di atas tentunya kita menjadi tahu tentang wifi protected system. Seperti yang bisa kita sebagai pengguna lihat dalam penjelasan pada artikel yang ada di atas, WPS adalah standar jaringan nirkabel yang cukup bermasalah.

Meski tidak bisa kita mungkiri WPS juga bisa membuat hidup menjadi lebih mudah, kekurangan yang ada pada sistem ini juga patut menjadi pertimbangan karena berkaitan dengan penyerangan perangkat yang kita miliki dan mungkin sulit untuk digunakan beberapa perangkat.

Semoga apa yang sudah kita baca pada artikel di atas bermanfaat untuk menambah wawasan kita semua, ya!

Add comment