Manusia vs Teknologi di Masa Depan

Terbayangkah anda, jika di masa depan kita sangat sulit mendapatkan pekerjaan karena tidak ada yang membutuhkan keahlian kita yang sudah tergantikan oleh mesin.

Dimasa depan robot pun digadang-gadang menjadi pilihan dalam rekrutmen perusahaan yang ingin lebih efisien baik dalam hal operasional maupun soal gaji karyawan. Seperti yang kita tau, tidak ada robot yang minta gaji sampai hari ini.

Teknologi adalah sebuah istilah umum yang menggambarkan mengenai perkembangan didalam dunia teknik.

Bicara soal teknologi pastinya tidak terlepas dari kehidupan manusia temen-temen, karna manusialah yang membuat teknologi tersebut muncul dan membuat perubahan serta inovasi dalam bidang teknologi tersebut. Baca juga artikel lainnya: Perbedaan SEO & SMO.

Seorang ahli teknologi dari salah satu perusahaan teknologi terkemuka di dunia, bernama Kevin Zhang mengatakan “Manusia tak akan pernah berhenti bereksplorasi. Kita perlu melihat jauh ke depan dan beralih dari giat berinovasi menjadi gigih mencipta.  Perubahan cepat akan terjadi dalam kehidupan manusia, budaya kerja, dan dalam kehidupan bermasyarakat, seiring makin tingginya pengadopsian teknologi AI, 5G, komputasi awan, serta sejumlah teknologi berkembang lainnya.”

Kemajuan informasi dan dunia keilmuan sekarang ini mendorong kita untuk berkembang kearah yang semakin baik, bukan berkembang kesamping ya (“orang makan gendut+suara WKWK”) ditambah lagi seiring dengan kemauan dan kebutuhan yang terus berubah membuat manusia itu sendiri tidak puas dengan apa yang ada.

Saat ini dunia telah memasuki revolusi industri, sebagian besar dari pekerjaan kita yang biasanya dilakukan oleh manusia dan pada akhirnya cepat atau lambat pekerjaan yang dilakukan oleh manusia bisa tergantikan oleh computer seperti teller perbankan, resepsionis, kasir, operator telepon, operator pintu tol, agen perjalanan, tukang pos, hingga juru parkir yang akan diperkirakan hilang dan digantikan oleh mesin-mesin pintar buatan manusia.

Mesin-mesin pintar tersebut dapat memberikan value yang penting untuk dipahami oleh manusia, bahwasannya mereka dapat bekerja sesuai target yang sudah ditetapkan tanpa perlu mengeluh yang hanya membuang-buang waktu saja.

Mesin-mesin pintar tersebut juga tidak akan julid jika ada mesin pintar lain yang perfomanya lebih hebat dan pastinya tidak akan korupsi!

Namun apakah benar kebutuhan manusia dapat dipenuhi oleh teknologi yang disediakan di era sekarang atau teknologi akan menggantikan manusia dimasa depan ? hmm itu si balik lagi bagaimana cara pandang kita dimasa depan temen-temen.

Lagi pula, teknologi adalah buatan manusia yang bisa rusak dan tidak bisa berkembang biak jika mereka terhubung dengan lawan jenisnya.

Semoga dengan adanya teknologi yang semakin maju pesat seperti sekarang maupun dimasa depan, tidak akan mengurangi aktifitas manusia sebagai makhluk sosial dan tidak membuat manusia menjadi manja serta kurang bergerak karena semua fasilitas bisa digunakan tanpa meninggalkan rumah sekalipun.

Tapi Secanggih apapun teknologinya, sepertinya belum ada robot yang diprogram lengkap dengan empati dan perasaan cinta kasih, sekaligus potensi patah hati yang membuatnya lebih produktif berkarya. Lagi pula, semuanya adalah buatan manusia yang bisa rusak dan tidak bisa berkembang biak jika mereka terhubung dengan lawan jenisnya.

Ursula Franklin (1989) mengatakan pendapatnya mengenai teknologi sebagai suatu cara praktis yang menjelaskan mengenai cara kita semua sebagai manusia membuat segala sesuatu yang berada di sekitar sini.

Pengertian tersebut merujuk pada penggunaan teknologi yang merupakan seluruh benda yang dibuat oleh manusia, dimana setiap orang bisa saja membuat dan juga mengembangkannya apabila mempelajarinya dengan baik dan dapat menerapkannya secara praktis.

Add comment