Mengenal NFT (Non Fungible Token) Aset Crypto yang Tengah Naik Daun

Di artikel kali ini kita akan lebih mengenali asset crypto yang lagi happening banget gara-gara twit si bos tesla elon musk dan jack Dorsey si bos twitter.

Kira-kira, ulah apa lagi ni yang dilakukan oleh si bos tesla buat mengguncangkan dunia perbisnisan ini temen-temen?

Pada penasaran ga si? Pasti penasaran lah ya..

Oke deh langsung aja kita bahas yuk.

 Kita tahu dunia berkembang setiap harinya. Nah dalam hal ekonomi digital, cryptocurrency telah mengambil pasar dengan sangat signifikan.

Walaupun di beberapa hari ini indeks harga saham gabungan atau biasa yang disingkat dengan IHSG sedang tidak stabil, tapi tingginya peminat asset cryptocurrency beberapa bulan terakhir membuat tren harga crypto terus meroket.

Bahkan pada 22 febuari lalu, harga bitcoin sempat kembali memecahkan rekor tertinggi dengan harga mencapai RP. 816 juta.

Tidak hanya sampai disitu, di pertengahan bulan kemarin tanggal 14 maret, bitcoin mencatat kembali rekor harga tertinggi barunya, yaitu Rp. 877 juta.

Nah salah satu asset crypto yang saat ini tengah naik daun tersebut adalah non fungible token (NFT) yang akan aku bahas di video kali ini.

Kenapa NFT bisa menjadi booming?

Ternyata penyebabnya itu karena banyak pihak yang menjual asset digitalnya dengan harga mencapai miliaran rupiah.

Asset digital yang dimaksud disini adalah segala konten atau seni yang disimpan secara digital. Baca juga: Tokopedia & Traveloka bakal IPO.

Contohnya itu seperti tulisan atau gambar yang ada di media social, bisa juga berupa sesuatu tak berwujud yang dianggap unik seperti kentut.

Jangan heran apalagi terkezut gaes, ini adalah faktanya. Tapi tenang, bukan kentut yang berbau itu yang dijual, ini hanya suaranya saja.

Jadi baru-baru ini sutradara film yang bernama Alex Ramirez-Mallis berhasil menjual suara kentut miliknya melalui NFT. Nah penawaran tertinggi audio berdurasi 52 menit itu saat ini senilai 183 USD atau setara dengan Rp. 2,6 juta. Sementara rekaman individu seharga 0,5 etherum(mata uang crypto) atau sekitar 85 USD yang setara Rp. 1,2 juta.

Sutradara film itu mengatakan jika orang menjual seni digital dan GIF, kenapa tidak menjual kentut. Alex juga mengkritik kegilaan orang-orang dalam NFT.

Menurutnya, kini semakin banyak orang yang rela membeli sesuatu yang tidak berwujud melalui NFT. Tapi disisi lain, alex tidak menyangkal dirinya juga tengah mendulang untung dari NFT.

Balik lagi seperti yang aku sudah sebutkan diawal tadi, si bos tesla elon musk dan si bos twitter jack dorsey terlibat dalam asset crypto satu ini, mereka berdua menjual cuitan mereka menggunakan teknologi asset crypto tersebut dengan harga jutaan dollar.

Diawali dari twit pertama kali dari sang pendiri twitter, jack Dorsey pada 21 maret 2006 yang terjual seharga 2,9 juta USD atau sekitar Rp. 41,7 miliar dengan teknologi NFT di valuables.

Valuables sendiri adalah sebuah platform yang dirilis oleh cent, yaitu jaringan media social yang dibangun diatas blockchain.

Dorsey mengungkapkan bahwa semua hasil dari penjualan NFT nya itu akan disumbangkan ke GiveDirectly, sebuah organisasi yang membantu mereka yang hidup dalam kemiskinan di afrika.

Namun sebelumnya, ada perang penawaran antara pengusaha teknologi justin sun dan CEO Oracle Bridge Sina Estavi atas twit jack Dorsey tersebut. Tetapi pada akhirnya, tawaran estavi lebih dari 2.9 juta USD yang menjadi harga akhir untuk cuitan Dorsey.

Selanjutnya setelah Dorsey, ada cuitan dari si bos tesla, yaitu lagu tentang NFT yang ditawar 1,2 USD atau sekitar Rp. 16 miliar oleh orang yang sama yang menawar cuitan dari Dorsey, sina estavi. Tapi elon musk belum menerima tawaran tersebut sejak tawaran itu muncul dan malah membuat twit baru dengan tidak jadi menjualnya.

Estavi mengatakan jika ia ingin menekankan pentingnya NFT pada masa depan crypto dan bidang teknologi serta ingin mendorong keterlibatan dalam kegiatan amal diruang crypto.

Selain twit si bos tesla elon musk dan si bos twitter jack Dorsey, warganet digemparkan lagi oleh seorang reviewer teknologi, marques brownlee setelah menemukan NFT dengan gambar pixel merah yang berhasil dilelang dan dihargai dengan harga 900 ribu USD.

Bayangkan saja sebuah tulisan bisa di hargai sampai jutaan dollar, lebih-lebih lagi tulisan itu dibuat oleh seorang elon musk, ya pasti akan langsung menjadi viral.

NFT memang lagi viral saat ini setelah banyak benda-benda absurd yang dihargai hingga jutaan dollar.

Pengertian dari NFT sendiri adalah token digital yang bisa digunakan sebagai sertifikat kepemilikan sebuah asset.

Di kutip dari situs berita CoinDesk, ada sekitar 174 USD atau setara Rp. 2,5 triliun uang yang dibelanjakan untuk NFT sejak November 2017.

NFT biasanya dibangun di atas blockchain Ethereum. Nah terdapat dua standar token Ethereum yang bisa digunakan developer, yaitu ERC-721 dan ERC-1155. Selain Ethereum, ada blockchain lainnya yang bisa digunakan developer buat merilis token NFT, seperti Eos, Neo, dan Tron. NFT juga bisa di simpan pada dompet digital seperti MyEtherWallet atau Ledger Hardware.

Lewat NFT, kolektor dan gamer yang menggemari asset crypto dapat memanfaatkan kelebihan blockchain dalam koleksinya. Pemanfaatan blockchain mengubah game dan asset unik lainnya menjadi barang-barang yang lebih dari sekedar koleksi semata, NFT dapat dikumpulkan dan dimonetisasi untuk mendapatkan uang.

Tidak hanya bisa digunakan oleh kolektor dan gamer saja, NFT juga bisa digunakan oleh seniman untuk menjual karya seni mereka secara langsung kepada masyarakat. Ada juga developer perumahan atau real estate yang memakai teknologi NFT untuk melakukan lelang rumah secara langsung pada khalayak.

Bagaimana cara NFT menghasilkan uang?

Sama seperti instrument investasi pada umumnya, NFT mendapatkan harganya melalui mekanisme pasar, dimana tingkat permintaan dan penawaran asset menjadi penggerak utama dari harga NFT.

NFT memiliki kode unik yang membuat tiap token sulit untuk direplika, jadi kemungkinan untuk membuat NFT palsu akan menjadi lebih sulit. Hal tersebut disebabkan karena tiap barang dapat dilacak data historinya. Mulai dari pemilik pertama, pemilik terakhir, hingga penerbitnya saat token dirilis.

Seri kode unik dalam NFT juga memungkinkan pelaku asset crypto yang mengoleksi barang jadi lebih mudah untuk melakukan verifikasi.

Lantaran, perbedaan dari kode unik membuat NFT bersifat langka dan bagi kolektor, melengkapi koleksi merupakan suatu hal yang mutlak.

Kebutuhan untuk melengkapi koleksi itu membuat permintaan atas NFT ikut pula meningkat. Ditambah lagi bagi para kolektor, soal harga dan biaya bukanlah persoalan.      

Karena tidak seperti asset crypto pada umumnya, NFT tidak bisa dipertukarkan langsung satu sama lain. Keunikan kode dan juga seri yang ada di dalam NFT membuat token yang tersedia tidak ada yang benar-benar identik, walaupun berada dalam platfrom atau game atau paket koleksi yang sama.

Aspek lainnya yang juga berpengaruh terhadap harga NFT adalah potensi token untuk menghasilkan uang bagi pemiliknya. Semakin besar profit yang ditawarkan maka semakin mahal pula harga token tersebut di pasar.

Kita ambil contoh gamers disebuah platform Decentraland yang memutuskan untuk membeli 64 lot tanah serta menggabungkannya menjadi satu estate yang diberi nama “The Secret of Satoshi’s Tea Garden”. Lalu menyiapkan akses jalan disekitar perumahan digital tersebut sehingga perumahan tersebut terlihat strategis. Kabarnya, real estate digital dalam game decentraland tersebut terjual seharga 80 ribu USD atau setara dengan Rp. 1,12 miliar.

Kenapa token NFT bisa memiliki nilai yang tinggi?

Menurut Sarah Jamieson dalam tulisannya yang berjudul Persuasion Psychology: Scarcity and Exclusivity. Kelangkaan dan ekslusivitas memicu respon emosional. Sebab manusia umumnya tidak bisa menolak keinginan diri sendirinya untuk mempunyai barang yang langka dan ekslusif.

Nah kedua sifat itu menjadikan suatu barang mempunyai nilai yang sangat berharga sehingga kita merasa harus memilikinya.

Kedua sifat tersebut kemudian juga membuat orang-orang yang mampu memilikinya jadi terlihat lebih hebat ketimbang pengguna lain.

Dengan kode unik yang dimiliki token NFT itu, mewakili sifat langka dan eksklusif. Jadi intinya mereka bisa memiliki sebuah token NFT yang ada satu di dunia.

Dengan kelangkaan dan ekslusivitasnya, tentu bakal banyak pelaku asset crypto yang bersedia mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk bisa memiliki NFT bukan? Nah hal inilah yang menjadikan asset crypto NFT ini memiliki nilai yang sangat tinggi.

Nah aku mau tau ni gimana pendapat kalian tentang asset crypto satu ini?

Add comment