Pengertian Multimedia Content Production

Hallo sobat gaptex.id, di zaman sekarang, kita pasti sudah sangat familiar dengan kata multimedia. Eh, tapi, sebenarnya kita sendiri sudah tahu belum apa pengertian dan apa saja jenis-jenis multimedia yang ada? Nah untuk mengtetahui lebih lanjut tentang multimedia, yuk kita simak artikel di bawah ini, karena kita akan membahas salah satu kategori dari multimedia yaitu Multimedia Content Production.

 

Pengertian Multimedia Content Production

Pengertian Multimedia

Kata multimedia adalah kata yang diserap dari bahasa latin, yaitu Multi dan Medium, Multi berarti banyak, sedangkan Medium diartikan sebagai sesuatu yang digunakan untuk menyampaikan atau membawa sesuatu. Baca Juga: Apa Itu System on Chip (SoC)?

Secara keseluruhan, multimedia berarti penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu dan koneksi sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi.
Produk Multimedia dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu :
  • Multimedia Content Production.
  • Multimedia Communication.

Kali ini, kita akan membahas tentang Multimedia Content Production.

Multimedia Content Production

Setelah mengetahui arti dari multimedia, dan mengetahui bahwa multimedia dikategorikan lagi menjadi dua, kita akan membahas media yang terdapat dalam kategori pertama yaitu Multimedia Content Production atau yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti Produksi Konten Multimedia.
Multimedia Content Production adalah penggunaan beberapa media (teks, audio, grafik animasi, video dan interactivity) yang berbeda dalam menyampaikan suatu informasi atau menghasilkan produk multimedia seperti video, audio, musik, film, game, entertaintment, dll.

Dalam kategori ini, media yang biasa digunakan adalah sebagai berikut:

  • Teks

Teks merupakan media yang paling sederhana dan efektif untuk menjadi dasar dalam menyampaikan informasi, hal ini dikarenakan teks tidak membutuhkan penyimpanan yang besar dalam penggunaannya.

Berikut adalah jenis-jenis dari media teks:

  1. Printed Text, merupakan teks yang dihasilkan oleh word processor atau word editor dengan cara diketik dan nantinya dapat dicetak.
  2. Scanned Text, yaitu teks yang didapat melalui proses scanning tanpa perlu diketik terlebih dahulu.
  3. Hypertext, adalah jenis teks yang berfungsi untuk memberikan link ke suatu tempat atau meloncat ke topik tertentu. Contoh dari hypertext adalah sebagai berikut:
  • HTML (HyperText Mark-up Language)
    HTML adalah standar bahasa pemograman untuk tampilan dokumen di web. Dengan bahasa HTML kita dapat melakukan kontrol untuk tampilan web, baik yang bersifat statis maupun dinamik yang mampu menyajikan tampilan multimedia.
  • XML (eXtensible Mark-up Language)
    XML memiliki fungsi yang tidak berbeda jauh dengan HTML, bedanya adalah XML namun lebih sederhana, strukturnya lebih jelas, dan lebih cepat jika digunakan dalam pencarian data.

Pengertian Multimedia Content Production

  • Audio

Konten dalam suatu produksi multimedia akan terasa kurang jika tidak disertai audio atau suara. Audio yang dimaksud dapat berupa percakapan, musik atau efek suara. Format dasar audio terdiri dari beberapa jenis di antaranya adalah :

  1. WAVE
    Merupakan format file audio yang disimpan dalam bentuk digital dengan eksistensi WAV.
  2. MIDI (Musical Instrument Digital Interface)
    MIDI mempunyai cara yang lebih efisien saat merekam music dibandingkan wave, kapasitas data yang dihasilkan juga jauh lebih kecil. MIDI disimpan dalam bentuk MID.
  • Video

Video merupakan teknologi yang berkaitan dengan ‚Äúpenglihatan dan pendengaran‚ÄĚ untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak.

Video sebagai media audio visual yang menampilkan gerak semakin lama semakin populer dikalangan masyarakat kita karena video dapat menerangkan hal-hal yang sulit digambarkan lewat kata-kata atau gambar diam dan dapat menggambarkan emosi manusia secara lebih jelas.
  • Animasi

Animasi adalah kumpulan gambar yang diam, yang ditayangkan secara cepat sehingga menimbulkan kesan bahwa gambar yang diproyeksikan tersebut hidup atau bergerak.

Gerakan yang dihasilkan tersebut semata-mata dikarenakan penayangannya yang beruntun dari frame ke layer. Frame sendiri merupakan satu gambar tunggal pada rentetan gambar yang membentuk animasi.

Sebagian dari kita banyak yang mengira bahwa animasi itu sama saja dengan gerakan, nyatanya, animasi mencakup semua yang mengandung efek visual sehingga animasi mencakup perubahan posisi terhadap waktu, bentuk, warna, struktur, tekstur dari sebuah objek, posisi kamera, pencahayaan, orientasi dan fokus dan perubahan dalam teknik rendering.

Di era teknologi saat ini banyak sekali software-software komputer yang mensuport dalam pembuatan animasi seperti : Diretor, Adobe Imag ready, Flash, 3d studio max, ulead Cool 3D studio.

Animasi bukan hanya digunakan untuk film kartun saja, animasi juga dapat kita gunakan untuk media pendidikan, informasi, dan media pengetahuan lainnya yang tidak dapat dijangkau melalui kamera foto atau video.

Contoh mudahnya adalah saat akan ada proses pembuatan film tentang terjadinya tsunami, atau proses terjadinya gerhana matahari, tentunya hal ini akan jadi hal yang cukup menyulitkan jika ditempuh dengan pengambilan gambar langsung melalui kamera.

Hal penting yang perlu diketahui sebelum membuat film atau video animasi adalah kita tidak bisa serta merta hanya mengandalkan software yang ada, kita harus bisa menguasai dasar-dasar pembuatan animasi terlebih dahulu agar hasil animasi yang kita buat jadi lebih sempurna.
  • Grafik / Gambar

Grafik merupakan suatu medium berbasis visual. Semua gambar dua dimensi merupakan grafik. Apabila gambar dirender dalam bentuk tiga dimensi (3D), maka tetap disajikan melalui medium dua dimensi.

Hal ini termasuk gambar yang disajikan lewat kertas, televisi ataupun layar monitor. Grafik bisa saja menyajikan kenyataan (reality) atau hanya berbentuk iconic.

Dalam dunia design grafis kita mengenal 2 istilah gambar yakni; gambar Raster dan Vektor.

Pengertian Multimedia Content Production

Contoh grafik yang menyajikan kenyataan adalah foto dan contoh grafik yang berbentuk iconic adalah kartun seperti gambar yang biasa dipasang dipintu toilet untuk membedakan toilet laki-laki dan perempuan.

  • Interaktivitas

Interaktivitas yang dimaksud di sini bukan sebuah medium, melainkan merupakan rancangan di balik suatu program multimedia.

Interaktivitas dapat dibagi menjadi dua macam struktur, yaitu :

  • Struktur linear, struktur ini hanya menyediakan satu pilihan situasi kepada pengguna.
  • Struktur nonlinear, struktur ini memberikan beberapa macam pilihan kepada pengguna.

Media interaktif biasanya mengacu pada produk dan layanan sistem berbasis komputer digital yang merespon tindakan pengguna dengan menyajikan konten seperti teks, grafik, animasi, video, audio, dan lain-lain
  • Special Effect

Special Effects atau yang di dalam bahas Indonesia berarti Efek sering disingkat SFX atau SPFX, media yang satu ini banyak digunakan di dalam dunia film, pertelevisian dan hiburan. Namun, efek spesial ini tidak hanya terdapat dalam film, seperti yang diketahui oleh masyarakat awam.

Efek spesial tidak hanya berwujud gambar, tetapi memiliki pengertian luas. Segala macam sinar laser, kembang api, dan hal lain yang biasa kita saksikan saat menonton konser musik juga dapat pula dikategorikan sebagai efek spesial.

Kesimpulan

Dari artikel yang sudah kita baca di atas, kita sudah mengetahui pengertian dan pembagian kategori dari multimedia yang ternyata dibagi menjadi dua kategori. Multimedia Content Production merupakan kategori pertama dan menjadi hal yang kita bahas.

Selain itu, artikel di atas juga sudah menjelaskan apa saja media yang termasuk ke dalam multimedia content production lengkap dengan pengertiannya. Semoga hal-hal yang sudah kita baca pada artikel di atas bisa bermanfaat untuk menambah wawasan kita ya, sobat!

Add comment