Pengertian SUSE Linux

Apa itu SUSE Linux? Mungkin banyak di antara kita yang masih asing dengan apa itu SUSE Linux. Tepat sekali kali ini kita akan sama-sama membahas tentang SUSE Linux. Yuk baca penjelasan lengkapnya yang sudah ada pada artikel di bawah ini!

Pengertian SUSE Linux

 

Pengertian SUSE Linux

SUSE merupakan akronim dari “Software Und System-Entwicklung” yang berasal dari bahasa Jerman yang memiliki arti “Pengembangan Perangkat Lunak Dan Sistem.”

Nama lengkap ini belum pernah digunakan perusahaan yang mendirikan itu lebih dikenal sebagai “S.u.S.E”, yang dipersingkat menjadi “SuSE” pada bulan Oktober 1998 dan kini menjadi “SUSE”.

Perkembangan SUSE Linux

SUSE Linux tidak bisa terlepas dari Gesellschaft für Software und System Entwicklung mbH (Lit. Company for Software and System Development). Perusahaan ini didirikan pada tanggal 2 September 1992 di Nuremberg, Jerman, oleh Roland Dyroff, Thomas Fehr, Burchard Steinbild, dan Hubert Mantel.

Pada waktu didirikan, pendirinya masih merupakan mahasiswa, sedangkan Fehr sudah lulus dan bekerja sebagai insinyur perangkat lunak. Baca Juga: Pengertian Workshop Dan Manfaatnya

Ide awalnya adalah perusahaan akan mengembangkan software yang berfungsi sebagai penasehat grup UNIX. Menurut Hubert Mantel, kelompok tersebut memutuskan untuk mendistribusikan Linux dan menawarkan dukungan.

Logo resmi dan maskot distribusi saat itu adalah bunglon dari Saudi Arabia yang diberi nama resmi, “Geeko” (portmanteau “Gecko” dan “geek”), mengikuti sebuah kompetisi. Seperti nama perusahaan, desain logo “Geeko” telah berevolusi dari waktu ke waktu untuk mencerminkan perubahan nama.

Perusahaan ini memulai dengan menjadi penyedia layanan, antara lain secara teratur merilis paket perangkat lunak yang mencakup Softlanding Linux System (SLS, sekarang sudah tidak beroperasi) dan Slackware.

Perusahaan ini juga mencetak manual UNIX atau Linux dan menawarkan bantuan teknis. Produk pihak ketiga ini yang awalnya digunakan SUSE dengan memiliki karakteristik tersebut dan dikelola oleh SUSE dengan berbagai mode:

APA ITU SUSE LINUX

– Pada pertengahan 1992, Peter MacDonald menciptakan distribusi Linux komprehensif yang dikenal sebagai SLS, yang menawarkan unsur-unsur seperti X dan TCP/IP. SLS dibagikan kepada orang-orang yang ingin mendapatkan Linux melalui floppy disk.
– Pada tahun 1993, Patrick Volkerding membersihkan distribusi SLS Linux, dan merilis versi yang lebih baru yang disebut Slackware.
– Pada tahun 1994, untuk mendukung Patrick Volkerding, skrip Slackware diterjemahkan ke bahasa Jerman, yang ditandai sebagai rilis pertama S.u.S.E. Distribusi Linux 1.0 yang tersedia pertama di disket, dan kemudian di CD.

Untuk membangun distribusi Linux-nya sendiri, S.u.S.E menggunakan distribusi jurix (sekarang sudah tidak berfungsi lagi) sebagai titik awal. Ia diciptakan oleh Florian La Roche, yang bergabung dengan tim S.u.S.E. Dia pun mulai mengembangkan YaST, alat installer dan konfigurasi yang akan menjadi titik sentral distribusi.

Pada tahun 1996, distribusi pertama dengan nama S.u.S.E Linux diterbitkan sebagai “S.u.S.E Linux 4.2”. Versi ini telah menyebabkan banyak diskusi karena seharusnya hanya versi 1.1.

Namun dengan menggunakan angka 4.2 merupakan referensi yang disengaja untuk menjawab “Pertanyaan Besar tentang Kehidupan, Semesta dan Segalanya” dari Panduan Hitchhiker terhadap fiksi ilmiah Galaxy, sebuah novel oleh penulis Inggris Douglas Adams. Nomor versi pertama YaST, “0.42”, adalah referensi serupa.

Seiring berjalannya waktu, SuSE Linux menggabungkan banyak aspek Red Hat Linux, seperti Package Manager RPM dan struktur filenya. Tak heran jika SuSE menjadi distributor Linux terbesar di Jerman. Pada tahun 1997, SuSE, LLC didirikan di bawah arahan Presiden dan Managing Partner James Gray di Oakland, California, yang memungkinkan perusahaan tersebut mengembangkan pasar Linux di Amerika dan Asia.

Sementara Red Hat ada di mana-mana di Amerika Serikat, SuSE Linux terus berkembang di Jerman dan juga di negara-negara Nordic lainnya seperti Finlandia dan Swedia. Pada bulan Oktober 1998, namanya diubah secara resmi menjadi, SuSE (tanpa titik).

Linus Torvalds, pencipta kernel Linux, sering menggunakannya nama itu. SuSE kemudian memasuki Inggris pada tahun 1999. Pada tahun 2001, perusahaan tersebut terpaksa mengurangi jumlah karyawannya secara signifikan agar bisa bertahan.

Pada tanggal 4 November 2003, Novell mengumumkan akan mengakuisisi SuSE Linux AG seharga $ 210 juta. Akuisisi ini akhirnya diselesaikan pada Januari 2004.

Dalam sebuah langkah untuk menjangkau khalayak bisnis yang lebih luas, SuSE memperkenalkan SUSE Linux Enterprise Server pada tahun 2001, dan beberapa bulan sebelum pembelian akuisisi Novell, mereka mengubah nama perusahaan menjadi “SUSE Linux”. “SUSE” sekarang adalah sebuah nama, bukan akronim.

SuSE sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional.  SuSE Linux awalnya merupakan distro Slackware yang diterjemahkan ke bahasa Jerman. Jika Ubuntu adalah distro linux yang paling banyak dipakai, maka SuSE tercatat sebagai distro linux yang paling banyak menyertakan support hardware komputer.

Distro SUSE Yang Aktif

Saat ini terdapat dua Distro SuSE yang aktif, yaitu:

1. SUSE Linux Enterprise (SLE)

SLE adalah SUSE yang diperuntukkan bagi perusahaan dan bersifat komersial. SUSE terdiri dari dua paket, yaitu:

  • SUSE Linux Enterprise Server (SLES)  adalah Sistem Operasi Server Perusahaan yang merupakan komponen SLE.
  • SUSE Linux Enterprise Desktop (SLED) adalah Sistem Operasi Desktop Perusahaan yang merupakan komponen SLE.

2. OpenSuSE

OpenSuSE adalah SUSE yang gratis dan bebas untuk masyarakat yang disponsori oleh Novell. Open SuSE juga bisa dikatakan sebagai versi trial sebelum dirilisnya SuSE Enterprise.

APA ITU SUSE LINUX

KelebihanKekurangan
Aman Terhadap Gangguan Virus
Masalah Kompatibilitas Pada Beberapa Hardware
Berlimpahnya Software Yang Disertakan
Dukungan Komunitas Dan Forum Masih Sedikit
Proses Instalasi Di SUSE Tergolong Mudah
Tidak Adanya Codec Default Untuk Audio
Pilihan Desktop Manager Yang Lengkap

Kelebihan SUSE

  • Aman Terhadap Gangguan Virus
    Hal ini bukan lagi hal yang asing dari semua distribusi atau sistem operasi Linux. Dan SUSE juga diklaim merupakan sistem operasi yang tangguh dimana selain integritas pengaturan sistemnya yang lengkap, juga tentang keamanan dan kehandalan dalam mencover seluruh file sistem nya dari gangguan virus. Hal ini dimungkinkan karena basis kernel yang digunakan aman, ditambah juga dengan file sistem linux (EXT3/EXT4) yang dikenal cukup aman dari segi keamanan data.
  • Berlimpahnya Software Yang Disertakan
    Aplikasi yang disediakan oleh SuSE cukup banyak, bahkan saat distro Linux SuSE ini diinstal sudah banyak aplikasi default yang disediakan, mulai dari grafis, office, browser, dan sampai desktop manager package. Adapun untuk instalasi tambahan bisa menggunakan package berformat .rpm yang merupakan jenis paket instalasi software Red Hat.Beberapa aplikasi yang disediakan sebagai aplikasi di OpenSuSE antara lain : Firefox (untuk keperluan web browsing menjelajah internet), LibreOffice (aplikasi perkantoran untuk pembuatan naskah, pengolahan laporan berbasis angka),  Amarok (media player audio / video), Kaffeine, GIMP (aplikasi editing image), Kontact (manager kontak), dan K3B (aplikasi burning CD/DVD).
  • Proses Instalasi Di SUSE Tergolong Mudah
    Sebenarnya, proses instalasi di SUSE cukup rumiyt, namun berkat adanya aplikasi manager package bernama YaST. YaST atau merupakan singkatan dari Yet another Setup Tool yang merupakan tool bawaan SuSE, hal ini mempermudah dalam proses instalasi suatu software di SuSE (OpenSuSE).Karena aplikasi ini selain menginstal package yang ingin Kita pasang di SuSE kita, diajuga mampu mencari berbagai dependency yang dibutuhkan, karena perlu Kita ingat bahwa sistem operasi berbasis Linux menggunakan dependency untuk instalasi paket aplikasi third party nya.
  • Pilihan Desktop Manager Yang Lengkap
    Untuk sebuah distro Linux dengan banyaknya pilihan aplikasi default atau bawaan yang terinstal saat distro linux SuSE ini diinstal, distro ini cukup lengkap dalam hal pilihan desktop manager. Ada beberapa varian desktop manager yang disediakan SuSE ini, yang paling populer yang ada di SuSE adalah KDE dan GNOME.

Kekurangan SUSE

  • Masalah Kompatibilitas Pada Beberapa Hardware
    Beberapa hardware juga dilaporkan memiliki kendala / issu driver saat dipasangkan denagn Linux SuSE ini, meskipun tidak berarti semua fungsi hardware tersebut tidak bisa digunakan. Untuk memastikan dukungan format hardware tersebut di SuSE, silahkan kunjungi websits resmi SuSE.
  • Dukungan Komunitas Dan Forum Masih Sedikit
    Tidak seperti user Ubuntu, dukungan komuntas dan forum online distro SuSE sendiri belum sebanyak Ubuntu, hal itu terjadi karena masih belum banyaknya pengguna yang melirik distro SuSE ini sebagai alternatif bagi sistem operasi mereka. adapun sistem operasi lain seperti Ubuntu sudah memiliki pangsa pasar yang luas.
  • Tidak Adanya Codec Default Untuk Audio
    Pada saat instalasi SuSE, defaultnya codec audio (bukan aplikasi audio) dalam hal ini .mp3, tidak terinstal sehingga Kita tidak bisa memutar mp3 di Linux SuSE ini meskipun sudah menginstal aplikasi mp3 -player di SuSE. Untuk itu diperlukan akses internet saat pertama menginstal SuSE di PC, agar bisa mendownload codec yg diperlukan saat instalasi Linux ini.

Kesimpulan

Artikel di atas sudah membahas cukup lengkap tentang apa itu SUSE Linux. Mulai dari pengertian, perkembangan, lengkap juga dengan kekurangan dan kelebihan dari si SUSE Linux  ini. Setelah membaca penjelasan yang ada pada artikel di atas, semoga kita menjadi tambah mengerti tentang apa itu SUSE Linux ya, sobat!

Add comment